Bagaimana Menentukan Nilai Bersih Bisnis Melalui Lembar Kerja

Meskipun istilah lembar kerja dan neraca dapat dipertukarkan, proses penentuan kekayaan bersih bisnis adalah sama. Aset dikurangi kewajiban sama dengan kekayaan bersih atau ekuitas pemilik. Aset dapat berupa uang tunai atau peralatan, dan kewajiban dapat berupa apa saja mulai dari pinjaman bisnis hingga gaji karyawan. Proses menentukan kekayaan bersih bisnis sangatlah mudah; tambahkan semua aset, tambahkan semua kewajiban, lalu kurangi jumlah kewajiban total dari jumlah total aset.

1

Tambahkan semua aset yang dimiliki bisnis. Misalnya, bisnis kecil memiliki $ 50.000 dalam bentuk tunai, $ 650.000 peralatan, $ 35.000 dalam bentuk piutang dan $ 620.000 dalam bentuk tanah. Jumlah total untuk semua aset ini sama dengan $ 1.355.000.

2

Tambahkan kewajiban bisnis yang harus dibayar kembali. Melanjutkan contoh, bisnis memiliki hutang dagang $ 125.000, pinjaman peralatan sebesar $ 550.000 dan hipotek komersial di gudang sebesar $ 600.000. Jumlah total kewajiban untuk bisnis ini sama dengan $ 1.275.000.

3

Kurangi total kewajiban dari total aset untuk mendapatkan kekayaan bersih bisnis. Dalam contoh ini, bisnis kecil ini memiliki aset $ 1.355.000 dan kewajiban $ 1.275.000. Pengurangan $ 1.275.000 dari $ 1.355.000 sama dengan $ 80.000. Kekayaan bersih untuk bisnis ini adalah $ 80.000.