Keuntungan dan Kerugian Keberagaman di Tempat Kerja

Lebih dari 25 juta orang yang bekerja di AS adalah kelahiran asing, dan data menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari tiga dekade, negara tersebut akan menjadi masyarakat yang benar-benar majemuk tanpa satu kelompok pun yang memegang mayoritas. Jika Anda berharap perusahaan Anda bersaing dan berhasil dalam tatanan dunia baru ini, Anda perlu mencermati keuntungan dan kerugian keragaman di tempat kerja.

Keuntungan: Hasil Keuangan yang Lebih Baik

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa perusahaan dengan tim yang beragam lebih menguntungkan daripada bisnis yang homogen. Laporan McKinsey tahun 2015 tentang perusahaan publik mencatat bahwa mereka yang memiliki keragaman etnis dan ras paling banyak dalam manajemen mereka, 35 persen lebih mungkin untuk sukses secara finansial.

Keuntungan: Persaingan Tingkat Global

Jutaan orang Amerika dipekerjakan oleh perusahaan milik asing. Kita hidup dalam ekonomi global, dan perusahaan yang secara konsisten menduduki puncak daftar Fortune 500 bersifat global. Perusahaan perlu mempekerjakan orang-orang yang mewakili populasi dan sudut pandang yang berbeda untuk bersaing di panggung dunia ini. Apa yang dijual di kota kecil Amerika mungkin tidak terbang di kota-kota Uni Emirat Arab. Di sisi lain, jika Anda memahami budaya dan ekonomi masing-masing, mungkin itu akan terjadi.

Keuntungan: Pengambilan Keputusan Berbasis Fakta

Penelitian telah menemukan bahwa berbagai kelompok cenderung berfokus pada fakta saat membuat keputusan. Mereka melihat melampaui cara berpikir kuno dan memeriksa dan memeriksa kembali fakta agar tetap objektif, sehingga membuat keputusan yang lebih baik untuk perusahaan mereka. Grup yang tidak homogen lebih mampu daripada grup homogen untuk mengidentifikasi bias mereka dan bekerja untuk menjauhkan mereka saat membuat keputusan bisnis yang penting.

Keuntungan: Berpikir Kreatif dan Inovatif

Jika setiap orang bertindak dan berpikir sama, Anda kemungkinan besar akan melihat orang yang sama, sama tua dalam hal pendekatan terhadap produk, distribusi, pemasaran, manajemen, dan penjualan. Namun, ketika beberapa orang mendekati masalah dan tantangan dari berbagai sudut pandang, Anda akan menemukan solusi yang lebih kreatif. Penelitian menunjukkan bahwa keragaman meningkatkan inovasi dan pertumbuhan pasar.

Keuntungan: Pemahaman Lintas Budaya

Sementara kelompok homogen secara alami dapat bergaul lebih baik, dalam dunia yang semakin beragam, pemahaman lintas budaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan dunia yang lebih baik. Daripada bergantung pada prasangka dan kesalahpahaman dunia lama, kelompok kerja yang beragam meningkatkan iklim internal dan hasil eksternal untuk bisnis.

Kerugian: Kesulitan dalam Transisi

Jika perusahaan Anda baru mulai menyadari potensi diversifikasi, kemungkinan besar akan ada tantangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih beragam. Cara berpikir lama dan prasangka yang mengakar dapat menghalangi upaya Anda dan menciptakan ketegangan dan konflik. Selain itu, ketika budaya bertabrakan, mungkin ada salah tafsir makna. Apa yang lucu bagi suatu budaya dapat dianggap tidak menghormati budaya lain. Manajemen perlu menerima dan mendidik karyawan secara menyeluruh jika keragaman di tempat kerja ingin menjadi ukuran kesuksesan yang pertama.

Kerugian: Pengeluaran Biaya Jangka Pendek

Bergantung pada berapa lama Anda berkecimpung dalam bisnis, Anda mungkin telah belajar banyak tentang akomodasi di tempat kerja. Sebagaimana Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika membawa perubahan signifikan pada beberapa bisnis dengan biaya finansial, keragaman juga memerlukan beberapa fleksibilitas. Misalnya, jika Anda memiliki karyawan yang menjalankan ibadah Muslim, Anda harus memberi mereka waktu dan ruang untuk sholat harian. Karyawan transgender mungkin membutuhkan kamar mandi sendiri. Saat karyawan Anda menjadi lebih beragam, Anda mungkin menghadapi biaya terkait yang tidak Anda pertimbangkan.

Meskipun transisi ke tempat kerja yang beragam bisa jadi sulit, pemberi kerja di seluruh negeri dan dunia bergerak untuk melakukan diversifikasi. Mereka merasa bahwa usaha dan investasi itu sepadan dengan hasil yang diperoleh secara moral dan finansial.