Cara Mendeteksi jika Komputer Memiliki Kerusakan Air

Air mungkin salah satu musuh terburuk komputer Anda, menyebabkan kerusakan bahkan dalam jumlah kecil. Air dapat merusak setiap komponen di dalam komputer Anda, termasuk motherboard, CPU, hard drive, dan drive optik. Sulit untuk menentukan apakah komputer Anda telah rusak oleh cairan atau jika masalahnya disebabkan oleh hal lain. Jika Anda dapat membuka casing komputer, Anda mungkin dapat menemukan tanda-tanda paparan air yang terlihat.

Inspeksi visual

Salah satu cara paling efisien untuk menentukan apakah komputer Anda mengalami kerusakan cairan adalah dengan memeriksanya secara visual. Mulailah dengan melihat casing untuk melihat apakah ada sisa cairan atau residu untuk menentukan apakah air dapat masuk ke dalam komponen komputer Anda. Jika demikian, segera cabut komputer dari komputer, karena cairan dan listrik tidak bercampur. Jika Anda dapat membuka casing dengan aman, periksa komponen di dalamnya secara visual, perhatikan residu, perubahan warna, dan korosi. Ini bisa menjadi tanda kerusakan cairan yang mungkin perlu diperbaiki sebelum komputer berfungsi dengan baik.

Korosi

Komputer mengandung berbagai jenis logam, termasuk tembaga. Terkadang tembaga dapat meninggalkan residu berwarna hijau jika terkena cairan. Jika Anda membuka casing komputer dan menemukan bahwa komponen tembaga telah berubah menjadi hijau, atau terdapat residu hijau di sekitarnya, ini dapat menjadi indikasi yang jelas bahwa komputer telah terkena air atau kondensasi. Beberapa kipas pendingin di dalam komputer dapat dibuat dari tembaga, dan Anda mungkin menemukan korosi di dalam atau di sekitar area tersebut juga.

Mendiagnosis Komponen

Mungkin hanya komponen tertentu yang rusak oleh air, jadi alih-alih menghapus komputer sebagai kerugian total, lepaskan dan ganti komponen satu per satu untuk menentukan apakah telah rusak. Mulailah dengan melepas CPU, RAM, hard drive, kartu video, kartu suara dan drive optik. Ganti setiap komponen satu per satu, dan coba hidupkan ulang komputer setiap kali Anda melakukannya. Ini dapat membantu mengisolasi bagian perangkat keras mana yang rusak, dan memungkinkan Anda untuk mengganti atau memperbaiki setiap bagian seperlunya. Perlu diingat bahwa ini mungkin tidak berhasil jika motherboard rusak.

Proses Pengeringan

Jika Anda menemukan bukti bahwa komputer telah rusak oleh cairan, atau masih ada cairan di dalam komputer, biarkan mengering. Keluarkan semua cairan yang Anda bisa dengan menggunakan handuk lembut pada setiap komponen, lalu keluarkan dari casing komputer. Biarkan komponen mengering semalaman sebelum mencoba menghidupkan kembali komputer, dan pastikan untuk memeriksa cairan yang tersisa sebelum melakukannya. Jika Anda menemukan residu dari cairan setelah mengering, gunakan alkohol gosok dan kain lembut untuk menghilangkannya. Jika ragu, bawa komputer Anda ke bengkel lokal untuk didiagnosis atau diperbaiki.